← Kembali ke artikel
Teknologi • 26 Oct 2026 • 9 dilihat

Shadow AI Agent 2026, Risiko Otomatisasi yang Tidak Terdeteksi Perusahaan

Shadow AI agent bekerja di sistem perusahaan tanpa izin IT. Survei CSA menemukan 82% organisasi punya agen tak dikenal, dan IBM mencatat shadow AI terlibat di 43% insiden pada 2026. Perusahaan perlu inventaris dan kontrol akses agen.

Oleh Gevika

Bagikan artikel ini

Shadow AI Agent 2026, Risiko Otomatisasi yang Tidak Terdeteksi Perusahaan

Dari sisi identitas, setiap agen perlu pemilik, cakupan tugas, siklus hidup kredensial, dan jejak audit yang terhubung ke penanggung jawab manusia. Laporan CSA menyarankan perusahaan memperlakukan pembuatan agen sebagai peristiwa tata kelola di semua platform. Dengan begitu, setiap shadow AI agent tercatat sejak dibuat dan bisa dicabut aksesnya saat tidak dipakai.

Dapatkan informasi terbaru dan artikel bermanfaat lainnya hanya di bacatulisan.com