Controller vs keyboard dan mouse untuk game PC masih jadi perdebatan di 2026. Simak perbandingan genre, aim assist, dan data pemakaian dari Steam.
Perdebatan controller vs keyboard dan mouse untuk game PC belum selesai sampai Oktober 2026. Setiap input punya keunggulan sendiri, tergantung genre dan gaya bermain. Pemain PC pun kini makin sering memakai gamepad.
Data Valve menunjukkan tren itu. Rata-rata pemakaian controller harian di Steam naik dari 5 persen pada 2018 menjadi maksimal 15 persen pada 2024. Angka tersebut berasal dari laporan Valve tahun 2024.
Sebanyak 59 persen sesi controller memakai gamepad Xbox, 26 persen memakai PlayStation, dan 10 persen memakai Steam Deck. Sekitar 42 persen sesi juga memakai Steam Input. Fitur ini memungkinkan game tanpa dukungan controller resmi tetap bisa dimainkan dengan gamepad.
Genre Menentukan Input yang Cocok
Pilihan controller vs keyboard dan mouse sangat bergantung pada jenis game. Valorant dan CS2 berjalan di keyboard dan mouse, sedangkan controller belum punya dukungan nyata di sana. Game strategi seperti StarCraft juga menuntut lebih dari 200 aksi per menit di seluruh keyboard.
Controller lebih cocok untuk game balap, platformer, dan action RPG. Game port dari konsol juga umumnya lebih nyaman dimainkan dengan gamepad. WASD di keyboard hanya menghasilkan delapan arah, sedangkan analog stick membaca gerakan secara bertahap.
| Genre | Input yang cocok | Alasan |
|---|---|---|
| FPS taktis (Valorant, CS2) | Keyboard dan mouse | Bidikan presisi dan peek cepat |
| Battle royale crossplay | Tergantung jarak tempur | Controller kuat di jarak dekat, mouse di jarak jauh |
| Strategi dan MMO | Keyboard dan mouse | Banyak hotkey dan kontrol kursor |
| Balap, platformer, action RPG | Controller | Kontrol analog dan posisi tangan nyaman |
Gerakan mouse terhubung langsung dengan gerakan tangan, sedangkan stick controller hanya mengatur kecepatan putar. Karena itu mouse unggul untuk flick dan pindah target. Keyboard dan mouse butuh latihan lebih lama, tetapi batas kemampuannya lebih tinggi.
Aim Assist dan Pertarungan di Crossplay
Aim assist membuat controller tetap kompetitif di game tembak. Fitur ini memperlambat crosshair saat mendekati target, bukan mengunci musuh secara otomatis. Sistem ini juga menghaluskan input stick yang kurang presisi.
Di Apex Legends, kekuatan aim assist di PC sebesar 0,4, sedangkan di konsol 0,6. Pemakai controller unggul di duel jarak dekat, sementara pemain mouse unggul di jarak jauh. Pola ini membuat hasil pertandingan sering berubah mengikuti jarak tembak.
Data FPSAim per Mei 2026 mencatat angka yang cukup jelas. Sekitar 38 persen pemain pro Apex di ALGS memakai controller, dan di Fortnite FNCS PC angkanya sekitar 25 persen. Di Valorant, seluruh pemain pro memakai keyboard dan mouse.
ImperialHal, pemain Apex tersukses di ALGS, pindah dari mouse ke controller karena keunggulan jarak dekat. Porsi controller di Warzone juga naik sekitar 10 persen dalam dua tahun. Perubahan ini terjadi di game yang mencampur kedua input dalam satu lobi.
Hall Effect dan Kenyamanan Bermain
Teknologi Hall effect kini hadir di controller maupun keyboard. Sensor magnetik mengukur posisi stick tanpa gesekan, sehingga mengurangi risiko stick drift. Merek seperti GameSir dan 8BitDo sudah memakai sensor ini.
Keyboard magnetik juga ikut berkembang. Keyboard jenis ini membaca kedalaman tekan tombol dan memungkinkan titik aktuasi diatur per game. Titik rendah cocok untuk strafing, sedangkan titik lebih dalam mencegah salah tekan.
Controller lebih nyaman untuk sesi panjang dan bisa dipakai dari sofa saat PC tersambung ke TV. Keyboard dan mouse butuh ruang meja serta tinggi kursi yang pas. Beberapa game bahkan mendukung dua input sekaligus, misalnya gerak lewat keyboard dan bidikan lewat controller.
Pemain yang sering berpindah antara controller vs keyboard dan mouse bisa memanfaatkan Steam Input. Fitur ini memungkinkan pemain memetakan ulang tombol dan membagikan profil controller untuk tiap game. Dengan begitu, pengaturan tombol tidak perlu diulang setiap ganti game.
Dapatkan informasi terbaru dan artikel bermanfaat lainnya hanya di bacatulisan.com